Langsung ke konten utama

Tentang Dia by Den

Hari ini Den bakal ngepos puisi bikinan Den sendiri yang berjudul "Tentang Dia". Kalau boleh jujur, puisi ini terinspirasi dari cerita cinta pertama Den sendiri. Kalian pasti juga pada tau kan kalau first love itu sulit banget buat dilupain. Den juga begitu. *curcol* Den harap puisi ini dapat bermanfaat. Hehe.

Don't copy paste without direct link to my blog. Thank you. Please comment ^^

TENTANG DIA
by Den

Hujan ini yang menghidupkan masa itu
Hujan itu...
Turun di bulan Juni 2006
Suasananya mendung berangin
Tapi tak ada air

Duduk kau dan aku di pinggir kolam
Mengenali langkah masing-masing
Senyummu lebar menghangatkan
Aku tau hari ini 10 Juni

Hujan abu kala itu menemani sayup-sayup senja sore yang manis
Masih terkenang kala kita saling bertukar cerita suka duka
Seekor ikan kau mainkan dengan jarimu
Kulitmu yang putih cemerlang menggambarkan kedudukanmu

Kau bergerak begini begitu
Aku pun juga begitu

Aku tau kala itu aku masih sangat belia
Diterpa cinta yang melanda
Tuhan jangan bangunkan malam-Mu, bisikku
Ini terlalu cepat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembukaan! Blog ini sebenernya dibuat dengan tujuan untuk jaga-jaga kalau-kalau ada tugas dari guru. Sekalian belajar. Oh iya, panggil saja aku Den. Tuh nama blognya kan 'Den City' yang artinya 'Kota Den'. Den bakal berbagi hidup Den di blog ini. Tentang boyband kesukaan Den, sekedar karya, ataupun curhatan-curhatan. Haha. Enjoy my blog! Oh ya, Den bakalan banyak ngepost karya Den di sini. Tapi Den mohon jangan copas sembarangan. Harus ada link hidupnya ke blog Den ini. Sekian dan terimakasih. Salam Den City! ^^

Di Unfoll

Akhirnya hari ini terjadi. Rasanya harusnya aku yang unfollow igmu duluan. Rasanya menyedihkan sekali cuma karena menyukaimu, mas. Aku inget banget dulu difollback ig sama kamu butuh waktu sebulan lebih. Kemudian ketika aku tau kamu udah punya calon, aku pengen banget unfoll kamu. Aku patah hati, nangis, menyedihkan sekali. Tapi ternyata igmu diprivat sehingga aku berpikir dua kali karena aku takut tidak tau kabarmu lagi. Sekarang aku jarang melihatmu membuat snapgram lagi, up foto di ig juga udah gak pernah. Aku curiga. Ternyata bener dugaanku. Aku di unfoll kamu. Sedih banget rasanya mas. Aku tau aku gak berhak berharap apapun sama kamu tapi aku udah gak pernah ganggu kamu lagi kan? Apa salahku si? Apa sekedar ingin tau kabar dari kamu juga aku gak berhak? Kamu jahat banget.  Padahal aku selalu mendoakan yang terbaik buat kebahagiaanmu dengan mbaknya. Tapi kenapa kamu unfoll aku?

Tanpa Judul

Den baru aja nemuin puisi-puisi jadul Den. Puisi-puisi ini ditulis sewaktu SMP. Tapi puisi yang satu ini beneran tanpa judul. Seinget Den, puisi ini ditulis setelah habis bangun tidur. Yak daripada Den ngoceh-ngoceh melulu, mending langsung aja capcus baca puisinya. [Tanpa Judul] By Den Pagi ini Semua terdiam ala kadarnya Menatap alam berganti warna Meski agak mendung mendera Membangunkan mimpi yang akan terwujud Tertatihku sempoyongan Sambil tak henti-hentinya tanganku Menyusuri jalan Dimana kamar mandi itu? Inginku tak segera mandi Malah bermain Tapi pikirku melayang jauh Aku mau jadi apa kalau malas begini Selesai!!! Jadi gimana pendapat pembaca tentang puisi Den ini? Comment juseyo! :) Please take it with full credit.